Fiqih Iqtishad Sebagai Sumber Pengembangan Ekonomi Dan Keuangan Islam

  • Linda Lestari UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
Abstract views: 240 , PDF downloads: 462
Keywords: Fiqh Iqtishad; Keuangan Islam; Sumber Hukum

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui peran fiqih iqtishad sebagai sumber pengembangan ekonomi dan keuangan Islam, serta implikasinya dalam konteks hukum Indonesia, dengan menggunakan metode penulisan kualitatif pendekatan studi kepustakaan. Fiqih iqtishad merupakan pemahaman ekonomi yang merujuk pada nilai Alquran dan As-Sunnah, berasaskan keseimbangan, keadilan, dan kebenaran. Ilmu ushul fiqih dan kaidah fiqih memiliki peran penting bagi proses ijtihadi sebagai pijakan dan solusi hukum dalam mengeluarkan fiqih iqtishad maupun fatwa ekonomi syariah yang bersifat dinamis dan relevan dengan kebutuhan di era modern. Implikasi Fiqih iqtishad yang menjadi sumber pengembangan ekonomi dan keuangan Islam yakni penerapan hukum Islam yang dipositifikasi menjadi peraturan perundang-undangan Indonesia, dalam upaya penguatan hukum materiil ekonomi syariah yang melahirkan hukum Islam positif.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] A. Mujib, “Ekonomi Islam Global dalam Ranah Fiqh,” J. Masharif al-Syariah J. Ekon. dan Perbank. Syariah, vol. 2, no. 2, 2017, doi: 10.30651/jms.v2i2.941.
[2] Y. Aryanti, “Reformulasi Fiqh Muamalah Terhadap Pengembangan Produk Perbankan Syariah,” JURIS (Jurnal Ilm. Syariah), vol. 16, no. 2, hal. 149–157, 2017, doi: 10.31958/juris.v16i2.968.
[3] R. A. Masse, Fiqih Ekonomi Dan Keuangan Syariah, Antara Realitas Dan Kontekstual. Yogyakarta: TrustMedia Publishing, 2015.
[4] M. Pudjihardjo dan N. F. Muhith, Fikih Muamalah Ekonomi Syariah. Malang: UB Press, 2019.
[5] Y. I. Fauzia dan A. K. Riyadi, Prinsip Dasar Ekonomi Islam Perspektif Maqashid Al-Syariah. Jakarta: Kencana, 2014.
[6] A. Byarwati dan T. Sawarjuwono, “Ekonomi Islam Atau Iqtishad?,” IMANENSI J. Ekon. Manaj. dan Akunt. Islam, vol. 1, no. 1, hal. 14–24, 2019, doi: 10.34202/imanensi.1.1.2013.14-24.
[7] S. Andri, Hukum Ekonomi Syariah Dan Fiqh Muamalah Di Lembaga Keuangan Dan Bisnis Kontemporer. Jakarta: Prenadamedia Group, 2919.
[8] J. Miharja, “Ushul Fikih Bagi Pengembangan Hukum Ekonomi Syariah,” El-Hikam, vol. 7, no. 1, hal. 135–158, 2014.
[9] W. G. A. Wahid, “Posisi Ushul Fikih dalam Metodologi Ekonomi Islam,” Muqtasid J. Ekon. dan Perbank. Syariah, vol. 5, no. 1, hal. 1–21, 2014, doi: 10.18326/muqtasid.v5i1.1-21.
[10] M. A. R. Wahid, “Peran Kaidah Fiqh Terhadap Pengembangan Ekonomi Islami,” El-jizya J. Ekon. Islam, vol. 4, no. 2, hal. 219–236, 2017, doi: 10.24090/ej.v4i2.2016.pp219-236.
[11] M. Mufid, Kaidah Fikih Ekonomi Dan Keuangan Kontemporer. Jakarta: Prenadamedia Group, 2019.
[12] D. Ibrahim, Al-Qawa’id Al-Fiqhiyah (Kaidah-Kaidah Fiqih). Palembang: CV. Amanah, 2019.
[13] F. Syarif, “Perkembangan Hukum Ekonomi Syariah di Indonesia,” Pleno Jure, vol. 8, no. 2, hal. 1–16, 2019, doi: 10.37541/plenojure.v8i2.38.
[14] N. Hasnita, “Politik Hukum Ekonomi Syari’ah di Indonesia,” LEGITIMASI J. Huk. Pidana dan Polit. Huk., vol. 1, no. 2, hal. 108–124, 2017, doi: 10.22373/legitimasi.v1i2.1430.
Published
2021-12-31
How to Cite
Linda Lestari. (2021). Fiqih Iqtishad Sebagai Sumber Pengembangan Ekonomi Dan Keuangan Islam. Jurnal Hukum Ekonomi Islam, 5(2), 95-110. Retrieved from https://jhei.appheisi.or.id/index.php/jhei/article/view/95