Al-Masyaqqāh Tajlib Al-Taysir Implikasinya dalam Pemikiran dan Perilaku Ekonomi dalam Masyarakat di Era Revolusi Industri 4.0

  • Hisam Ahyani STAI Miftahul Huda Al Azhar (STAIMA) , Indonesia
  • Mustofa Fakultas Hukum, UIN Sunan Gunung Djatim, Indonesia
Abstract views: 1492 , PDF downloads: 1711
Keywords: Ushul Fiqh, Masyaqqāh, Taysir, Islamic Economics, Industrial Revolution Era 4.0

Abstract

The Qawa'id fiqhiyyah al-Masyaqqāh Tajlib al-Taysir is a general foundation in social thinking and behavior that provides guidance for all people and nations in Indonesia, especially in the Era of the Industrial Revolution 4.0 as it is today, to carry out various interactions with each other. The guidance given concerns several aspects of life such as legal, economic, social, political and state aspects, as well as culture to human behavior problems when collided with Islamic economics by understanding the principles contained therein. This research focuses on the study of qawa'id Fiqhiyah al-Masyaqqāh Tajlib al-Taysir, which means Difficulty of Giving Birth to Ease, and its implications for economic thought and behavior in society in the current era, namely the era of the Industrial Revolution 4.0. In this case, the understanding of the difficulty of giving birth to ease is that mutlaq is needed to carry out an ijtihad or renewal of thought. The existence of this fiqh principle, in which the difficulty of giving birth to convenience proves that Islam, with all its tools, pays close attention to human behavior in fulfilling the daily needs of both social and economic needs. This can be proven when Allah SWT allows Muslims to interact and transact with non-Muslims at the same time, even Allah SWT gives flexibility to the mukalaf in determining their economic activities according to their ability levels. However, this almost Qath'i rule, namely masyaqqah is limited by the Shari'a in order to maintain the originality of human benefit from the rules made by the creator.

 

Keywords: Ushul Fiqh, Masyaqqāh, Taysir, Islamic Economics, Industrial Revolution Era 4.0

 

 

 

Abstrak

Qawa’id fiqhiyyah al-Masyaqqāh Tajlib al-Taysir merupakan landasan umum dalam pemikiran dan perilaku sosial masyarakat yang memberikan panduan bagi segenap masyarakat dan bangsa di Indonesia khususnya di Era Revolusi Industri 4.0 seperti sekarang ini, untuk melakukan berbagai interaksi dengan sesamanya. Panduan yang diberikan menyangkut beberapa aspek kehidupan semisal aspek hukum, ekonomi, sosial, politik dan kenegaraan, serta budaya sampai pada masalah perilaku manusia jika dibenturkan dengan ekonomi syariah dengan memahami kaidah-kaidah yang terkandung didalamnya. Penelitian ini memfokuskan pada kajian qawa’id Fiqhiyah al-Masyaqqāh Tajlib al-Taysir yang bermakna Kesulitan akan Melahirkan Kemudahan, serta implikasinya dalam pemikiran serta perilaku ekonomi dalam masyarakat di Era sekarang yaitu era Revolusi Industri 4.0. Dalam hal ini, pemahaman terhadap kaidah Kesulitan Melahirkan Kemudahan adalah mutlaq diperlukan untuk melakukan suatu ijtihad atau pembaharuan pemikiran. Hadirnya kaidah fiqh ini, dimana Kesulitan Melahirkan Kemudahan membuktikan bahwa agama Islam dengan segala perangkatnya sangat memperhatikan hal-hal perilaku manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, baik kebutuhan sosial maupun ekonomi. Hal ini dapat dibuktikan ketika Alloh Swt membolehkan kaum Muslimin untuk berinteraksi sekaligus bertransaksi dengan kaum yang non-Muslim, bahkan Alloh Swt memberikan keleluasaan kepada para mukalaf dalam menentukan aktifitas ekonominya yang disesuaikan dengan kadar kemampuannya. Akan tetapi dengan demikian kaidah yang hampir Qath’i ini yaitu masyaqqah dibatasi oleh syariat guna menjaga originalitas kemaslahatan manusia dari aturan yang dibuat oleh sang pencipta.

.

Kata kunci: Ushul Fiqh, Masyaqqāh, Taysir, Ekonomi Islam, Era Revolusi Industri 4.0

Downloads

Download data is not yet available.

References

—. Tajdid al-Fiqh al-Islami. Beirut: Dar al-Fikr, 2002.
Abdullah, Suhairimi bin. Konsep Ijtihad Menurut Perundangan Islam. Malaysia: Pusat Kemahiran Komunikasi dan Keusahawanan, tt.
Abubakar, Lastuti, dan Tri Handayani. 2017. “Telaah Yuridis terhadap Pembiayaan Perumahan Melalui Akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ) Sebagai Alternatif Pembiayaan Perumahan dalam Upaya Pengembangan Produk Perbankan Syariah.” Jurnal Hukum Ekonomi Islam 1 (1): 194–219.. https://jhei.appheisi.or.id/index.php/jhei/article/view/6
Ahyani, Hisam, Dian Permana, dan Agus Yosep Abduloh. 2020. “Dialog Pemikiran Tentang Norma Riba, Bunga Bank, Dan Bagi Hasil di Kalangan Ulama.” Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam 19 (2): 247-264–264. https://doi.org/10.15408/kordinat.v19i2.18899.
Ahyani, Hisyam, dan Elah Nurhasanah. 2020. “Peran Strategi Politik Islam Terhadap Perekonomian Di Indonesia.” Mutawasith: Jurnal Hukum Islam 3 (1): 18–43. https://doi.org/10.47971/mjhi.v3i1.185.
Al-Bahusayn, Ya’qub. Qaidah al-Masyaqqah Tajlib al-Taysir. tt.
Al-Bukhari, Imam. Shahih al-Bukhari Hadis no. 1973. Beirut: Dar al-Fikr , 1989.
Al-Ghazali, Abi Hamid bin Muhammad. Al-Mankhul min Ta’liqat al-Ushul. Damsyiq: Dar al-Fikr, 400 H / 980 M.
Al-ghazali, Abu Hamid. Ihya Ulumaddin. Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah, 2012.
Al-Ghazaly, Abu Hamid. Al-Mustashfa Min Ilm Al Ushul. Bairut: Dar alKutub al-Ilmiah, 2014.
Al-Kaylani, Majid Irsan. Falsafatu al-Tarbiyati al-Islamiyah. Mekah: Maktabah Hadi, 1988.
Al-Qaradhawi, Yusuf. Daur al-Qiyam wal akhlaaq fi al-Iqtishad al-Islami. Kairo: Maktabah Wahbah, 1995.
al-Zuhayli, Wahbah. Konsep Darurat dalam Islam: Studi Banding dengan Hukum Positif, ter. Said Agil Husain a lMunawwar, Hadri Hasan. Jakarta: Gaya Media Pratama, 1997.
Ar-Razi, Imam Fakhruddin. Manaqib Imam Asy-Syafi'i. Beirut Lebanon: Dar Al-Kutub Al -Ilmiyah, 2015.
Bukhari, Shahih. Al-Hadits al-Nabawi hadis nomor 6805. https://carihadis.com/Shahih_Bukhari/=ijtihad (accessed Nopember 8, 2020).
Dahlan, Abd. Rahman. Ushul Fiqih. Jakarta: Amzah, 2005.
Djazuli, Acep, and I. Nurol Aen. Ushul Fiqh Metodologi Hukum Islam. Depok: PT Raja Grafindo Persada, 2000.
Djazuli, Ushul Fiqh Metodologi Hukum Islam / Djazuli dan I Nurol Aen (Jakarta : Raja Grafindo, 2000).Baqillani. Taqrib Wal Irsyad.
Endraswara, Suwardi. Filsafat Ilmu: Konsep, Sejarah, dan Pengembangan Metode Ilmiah. Yogyakarta: Centre of Academic Publishing Service, 2012.
Hamd al-Hamd. Kitab Syarah Qawaid Fiqhiyah oleh S’ad Hamd l-Hamd. Qawaid Masyaqqah Tajlib al-Taysir. Maktabah Syamila. Hlm. 10. https://al-maktaba.org/book/32440/23#p2
Hardi, Eja Armaz. 2019. “Kaidah Al-Masyaqqah Tajlibu At-Taisir Dalam Ekonomi Islam.” Nizham Journal of Islamic Studies 6 (02): 99–110.. https://e-journal.metrouniv.ac.id/index.php/nizham/article/view/1312
Ibnu Mandzur Muhammad bin Makram Jamaludin bin Mandzur. Shahib Kitab Lisan al-Arab. 711 H
Imam Jalaluddin al-Suyuthi, al-Asybah wa al-Nadha’ir, Beirut: Darul Kutub al-‘Ilmiyah, 1990, hlm 158) dalam https://islam.nu.or.id/post/read/109073/ diakses pada 15 Desember 2020.
Imam Jalaluddin al-Suyuti, Nawahid al-Abkar wa Syawarid al-Afkar: Hasyiyyah al-Suyuthi ‘ala Tafsir al-Baidlawi, Mekkah: Jami’ah Ummul Qura, 2005, juz 2, 572.
Islamiyati, Islamiyati. 2017. “Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Sebagai Harta Wakaf (Analisis Pasal 16 UU No. 41 Tahun 2004 tentang Wakaf).” Jurnal Hukum Ekonomi Islam 1 (1): 171–93.. https://jhei.appheisi.or.id/index.php/jhei/article/view/5
Iswandi, Andi. 2014. “Penerapankonsep Taysîr dalam Sistem Ekonomi Islam.” Ahkam : Jurnal Ilmu Syariah 14 (2). https://doi.org/10.15408/ajis.v14i2.1283.
Iswandi, Andi. Al-Taysîr wa Asbâbuh fî al-Ahkâm al-Syar’iyyah ‘inda alUshûliyîn Imam at Thabari, Jami’ul Bayan fi Ta’wilil Quran. Beirut: Muassasah ar-Risalah, Jilid 19, hal. 219
M. Khaliq Shalha (kompasiana.com). Formulasi Dan Implementasi Kaidah Fiqih (al-Masyaqqah Tajlibut Taisir). November 25, 2014. https://www.kompasiana.com/m-khaliq-shalha/54f3c5f9745513992b6c8001/formulasi-dan-implementasi-kaidah-fiqih-almasyaqqah-tajlibut-taisir (accessed Januari 8, 2021).
Maulida, Camelia Rizka. 2020. “Konsep Rukhsoh Relevansinya Dengan Kaidah Al-Masyaqqah Tajlib Al-Taysir (Studi Kasus Pada Peraturan OJK Nomor 11/POJK.03/2020 Dan Surat Edaran Nomor S-9/D.05/2020).” Al-Huquq: Journal of Indonesian Islamic Economic Law 2 (2): 175–92. https://doi.org/10.19105/alhuquq.v2i2.3208.
Muktar, Nuruddin. Ta’lim Ilmu Ushul. Riyadh: Maktab Al-Abikan, 2005.
Musjtari, Dewi Nurul. 2017. “Efektifitas Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam Pembuatan Akad pada Lembaga Keuangan Syariah di Indonesia.” Jurnal Hukum Ekonomi Islam 1 (1): 82–107. https://jhei.appheisi.or.id/index.php/jhei/article/view/4.
Nadawi, Ali Ahmad. Qawaid al-Fiqhiyah. Damasku: Daar el Qolam, 1994.
Nasuha, Chozin. 2017. “Epistemologi Ushul Fiqh Kontemporer.” Al-Mashlahah Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial 2 (04). https://doi.org/10.30868/am.v2i04.128.
Prasetyo, Yogi. 2017. “Legal Truth (Menakar Kebenaran Hukum).” Legal Standing : Jurnal Ilmu Hukum 1 (1): 89–111. https://doi.org/10.24269/ls.v1i1.588.
Rima Rahmayanti, Rizky Maidan Ilmy, dan Mustofa Hasan, “Sharf on the Actors of Non-Bank Foreign Exchange Business (Kupva Bb) or Money Changer,” INOVASI 15, no. 2 (31 Oktober 2019): 198–206, https://doi.org/10.29264/jinv.v15i2.6432.
Roro, Fiska Silvia Raden. 2017. “Karakteristik Sharia Compliance dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah di Indonesia.” Jurnal Hukum Ekonomi Islam 1 (1): 108–43.. https://jhei.appheisi.or.id/index.php/jhei/article/view/9
Sarwat, Ahmad. Seri Kehidupan (1) Ilmu Fiqih, (Ed) Aini Aryani. Jakarta: DU Publishing, 2011.
Setyowati, Ro’fah. 2017. “Pendekatan Syariah Compliance Dalam Peningatan Kepercayaan Nasabah.” Jurnal Hukum Ekonomi Islam 1 (1): 1–20.. https://jhei.appheisi.or.id/index.php/jhei/article/view/8
Suntana. Ija. 2017. Hasil diskusi yang disampaikan pada perkuliahan Program Magister Ilmu Hukum, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, mata kuliah Sejarah Sosial Hukum Islam.
Susanto, Bagus Pratama, dan Ajeng Sonial Manara. t.t. “Sistem Ekonomi Islam: Keseimbangan DalamPembangunan Dan KesejahteraanUmat | Susanto | Dinar : Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Islam.” Diakses 9 Januari 2021. https://doi.org/10.21107/dinar.v4i1.5065.
Syafei, Rachmat. Fiqih Muamalah. Bandung: Pustaka Setia, 2006.
Syauqi, Muhammad Iqbal. Larangan Memasung dan Mengasingkan Penyandang Disabilitas. Agustus 22, 2019. https://islam.nu.or.id/post/read/110115/larangan-memasung-dan-mengasingkan-penyandang-disabilitas (accessed Januari 8, 2021).
Trueblood. Philosophy of Religion, Terj. Rasjidi Filsafat Agama. Jakarta: Bulan Bintang, 2002.
Yusuf Khiyath. Lisan al-‘Arab Ibnu Mandzur. Dar Lisan al-‘Arab., Beirut: Libanon. 2000. Hlm. 11/80.
أبو عبيدة أحمد محمد, “القاعدة الفقهية : المشقة تجلب التيسير معناها ودليلها : تطبيقاً على ما يخرج من تخفيفات في الشريعة الإسلامية دراسة مقارنة,” مجلة کلية الشريعة و القانون بطنطا: مجلة فصلية علمية محکمة 32No. 1 (1 Januari 2017): 336–65, https://doi.org/10.21608/mksq.2017.7701.
Published
2021-07-15
How to Cite
Hisam Ahyani, & Mustofa. (2021). Al-Masyaqqāh Tajlib Al-Taysir Implikasinya dalam Pemikiran dan Perilaku Ekonomi dalam Masyarakat di Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Hukum Ekonomi Islam, 5(1), 16-43. Retrieved from https://jhei.appheisi.or.id/index.php/jhei/article/view/77