Forex Trading in the Perspective of Islamic Economic Law

  • Bagas Heradhyaksa UIN Walisongo Semarang, Indonesia
Abstract views: 263 , pdf downloads: 244
Keywords: forex, valuta asing, hukum ekonomi syariah

Abstract

ABSTRAK

 

Perdagangan internasional semakin berkembang pesat. Transaksi keuangan antar negara juga semakin meningkat. Setiap negara memiliki mata uang yang berbeda-beda. Setiap mata uang juga memiliki nilai yang tidak sama. Oleh karena itu, diperlukan skema foreign exchange, as known as Forex, untuk memperlancar perdagangan internasional. Forex bermanfaat agar memberikan nilai yang seimbang saat terjadi pertukaraan mata uang sehingga perdagangan internasional dapat berjalan dengan baik. Forex telah menjadi bagian dari kehidupan modern, termasuk umat moeslem tidak dapat terlepas dari aktivitas forex. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui pandangan Islamic economic law tentang forex. Untuk mendapatkan jawaban tersebut, penelitian ini mengumpulkan data dari studi pustaka dan dianalisis secara kualitatif. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan pendekatan normatif. Penelitian ini mendapatkan bahwa Islamic economic law memperbolehkan aktivitas forex. Namun, begitu melarang forex sebagai bentuk spekulasi dan hanya memperbolehkan forex sebagai fasilitas pemenuhan kebutuhan dalam hal perdagangan. Hal ini menjadi penting karena banyak orang yang menggunakan instrumen forex sebagai sarana investasi yang mana dipenuhi ketidakpastian

     

   ABSTRACT

 

International trade is growing rapidly. Financial transactions between countries are also increasing. Each country has a different currency. Each currency also has a different value. Therefore, a foreign exchange scheme, as known as Forex, is needed to facilitate international trade. Forex is useful in order to provide a balanced value when a currency exchange occurs so that international trade can run well. Forex has become a part of modern life, including Muslims, cannot be separated from forex activities. The purpose of this study is to find out the views of Islamic economic law on forex. To get these answers, this study collected data from literature and analyzed it qualitatively. Therefore, this study uses a normative approach. This research finds that Islamic economic law allows forex activities. However, it prohibits forex as a form of speculation and only allows forex as a means of fulfilling needs in terms of trading. This is important because many people use forex instruments as an investment vehicle which is filled with uncertainty

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Z. F. Aditya and R. . Yulistyaputri, “Romantisme Sistem Hukum Di Indonesia : Kajian Atas Konstribusi Hukum Adat Dan Hukum Islam Terhadap Pembangunan Hukum Di Indonesia,” Rechts Vinding, vol. 8, no. 1, p. 37, 2019.
[2] R. Setyowati, B. Heradhyaksa, and I. S. Wekke, “Sharia compliance in the islamic banking percepetion in Indonesia,” Int. J. Innov. Creat. Chang., vol. 5, no. 2, pp. 1608–1620, 2019.
[3] B. Heradhyaksa and N. Hikmah, “the Comparison Between Conventional, Sharia, and Social Insurance in Indonesia,” Diponegoro Law Rev., vol. 4, no. 2, p. 209, 2019, doi: 10.14710/dilrev.4.2.2019.209-225.
[4] H. S. . Qunaibi and M. R. Qal’aji, Mu’jam Lughat al-Fuqaha’. Beirut: Dar al-Nafais, 1985.
[5] S. N. Rahmat, “Jual Beli Mata Uang Sistem Trading Forex dalam Perspektif Hukum Islam,” AL-KHIYAR, vol. 1, no. 1, 2021.
[6] H. Kusumarsono, Belajar Trading. Yogyakarta: ANDI, 2005.
[7] Allysthia and Renti, “Perdagangan Berjangka Komoditi Dan Kajian Hukum Kontrak Derivatif Forex Dan Indeks Saham Asing Dalam Industri Perdagangan Berjangka Di Indonesia,” J. Huk. dan Pembang., vol. 42, no. 1, p. 123, 2012.
[8] I. Oei, Kiat Investasi Valas, Emas, Saham. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2009.
[9] Kholidah, “Jual Beli Uang (Foreign Exchange Transaction) Ditinjau Dari Hukum Ekonomi Islam,” Yurisprudentia J. Huk. Ekon., vol. 8, no. 1, p. 48, 2022.
[10] U. Amri, “Forex Trading Menurut Hukum Islam,” J. Pilar J. Kaji. Islam Kontemporer, vol. 12, no. 1, 2021.
[11] M. Singh, Currency Trading Strategis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2014.
[12] Muhaimin, Metode Penelitian Hukum. Mataram: Mataram University Press, 2020.
[13] Z. . Abdussamad, Metode Penelitian Kualitatif. Makassar: Syakir Media Press, 2021.
[14] H. . Hady, Valas Untuk Manajer. Jakarta: Ghalia Indonesia, 2001.
[15] Hulwati, Transaksi Saham di Pasar Modal Indonesia Perspektif Hukum Ekonomi Islam. Yogyakarta: UII Press, 2001.
[16] H. . Halwani, Ekonomi Internasional dan Globalisasi Ekonomi. Jakarta: Ghalia Indonesia, 2011.
[17] Nopirin, Ekonomi Moneter Buku II. Yogyakarta: BPFE, 2000.
[18] N. Huda and M. E. Nasution, Investasi Pada Pasar Modal Syariah. Jakarta: Kencana, 2008.
[19] M. Kuncoro, Manajemen Keuanagan Internasional. Yogyakarta: BPFE, 2001.
[20] S. . Muhammad, Sistem Ekonomi Islam. Bandung: Pelita Murni, 2011.
[21] M. D. Darmawan, Mengenal Bisnis Valuta Asing. Yogyakarta: PINUS, 2007.
[22] H. C. Berlianta, Mengenal valuta Asing. Yogyakarta: Gajah Mada University Press, 2005.
[23] B. Heradhyaska and P. I. Pamesti, “Regulasi Dewan Pengawas Syariah Pasar Modal Syariah di Indonesia,” J. Huk. Ekon. Islam, vol. 5, no. 1, pp. 77–94, 2021.
[24] A. Ikhwan, “Konsepsi Ekonomi Islam untuk Pembangunan Ekonomi Negara,” EKSYAR J. Ekon. Syariah Bisnis Islam, vol. 1, no. 1, p. 35, 2014.
[25] Al-Bukhori, Shahih Al-Bukhori. .
Published
2023-04-10
How to Cite
Heradhyaksa, B. (2023). Forex Trading in the Perspective of Islamic Economic Law. Jurnal Hukum Ekonomi Islam, 6(2), 136-147. https://doi.org/10.55577/jhei.v6i2.122